TUGAS MATA
KULIAH WAWASAN IPTEK S S-05 TA. 2016-2017
BM
ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN
Judul :
IMPLEMENTASI
TEKNOLOGI BAGI KESEHATAN DI MASYARAKAT
Dosen Pengajar :
1. Dr. Angelheart J. M. Rattu,MS, Phd
2. Dr. Budi T Ratag, MPH
3. Harvani Boky, SKM, M.Kes
4. Rutler Masalamate, SKM, M.Kes
5.
![]() |
Hesky Stevy Kolibu, S.Pd, ST, MT
Nama-nama
Kelompok 3:
1.
Munawir Niha 14111101011
2.
Vitha Lontaan 14111101078
3.
Deisi Makasimbage 14111101019
4.
Josnovi Udang 14111101228
5.
Novia Kimbal 13111101286
FAKULTAS KESEHATAN
MASYARAKAT
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2016
KATA
PENGANTAR
Puji
dan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas berkat-Nya sehingga makalah ini
dapat dibuat. Adapun judul makalah ini yaitu “Implementasi Teknologi Bagi
Kesehatan Di Masyarakat” yang dibuat oleh kelompok 3 untuk memenuhi tuntutan
tugas mata kuliah Wawasan Iptek. Di zaman yang serba modern ini, hampir seluruh
manusia melakukan aktivitasnya bergantung kepada teknologi. Dimana teknologi
selalu memberikan kemudahan untuk melakukan sesuatu hal. Dalam makalah ini akan
membahas bagimana peran teknologi dalam pelayanan kesehatan. Misalnya mengenai
penggunaan computer untuk mempermudah tenaga kesehatan dalam mengelola
manajenem Rumah Sakit, rekam medik yang mempermudah tenaga kesehatan dalam memberikan
pelayanan kesehatan secara optimal dan penggunaan internet yang mempermudah
masyarakat untuk mengakses informasi melalui situs-situs kesehatan.
Kelompok kami menyadari masih banyak kekurangan dalam
penulisan makalah ini, untuk itu diperlukannya kritikan, saran, serta tanggapan
dari pembaca untuk memperbaiki dan menyempurnakan makalah ini. Terima kasih.
Manado, Oktober 2016
Kelompok
3
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR
…………………………………………………………i
DAFTAR ISI
………………………………………...………………………..ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang …………………………………………………...………iii
1.2 Rumusan
Masalah ………………………………………………………..iii
1.3 Tujuan
Penulisan ………………………………………………………….iv
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Teknologi
…………………………………………..…………1
2.2 Teknologi Informasi dan Komunikasi
………………………………….1-2
2.3 Implementasi di Bidang Kesehatan Masyarakat
……….………………..2-5
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
………………………………………………………………..6
3.2 Saran
……………………………………………………………………….6
BAB IV DAFTAR PUSTAKA
……………………………………………….....7
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Era Globalisasi
sekarang ini kemajuan teknologi sangat berkembang dengan begitu pesat. Salah
satu kemajuan teknologi tersebut ialah teknologi informasi (TI) yang telah
merambah keberbagai bidang kehidupan manusia. Defenisi Teknologi Informasi itu
sendiri adalah Studi atau penggunaan peralatan elektronika, untuk menyimpan,
menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja melalui berbagai media
(seperti internet), termasuk kata-kata, bilangan dan gambar.
Salah satu
kemajuan teknologi informasi merambah pada bidang kesehatan seperti kedokteran
dan kesehatan masyarakat. Kemajuan dalam bidang kesehatan ini sangat berkembang
dengan begitu pesat, sehingga banyak temuan-temuan yang didapatkan dengan
bantuan Teknologi Informasi baik dalam bidang pengorganisasian rumah sakit,
pengobatan, maupun penelitian pengembangan dari ilmu kesehatan itu sendiri.
Pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi tengah mendapat banyak
perhatian dunia. Terutama disebabkan oleh janji dan peluang bahwa teknologi
mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia
Dalam bidang kesehatan
masyarakat sendiri kemajuan Teknologi Informasi sangat menunjang ilmu kesehatan.
Sebagai hasilnya, tidak kurang dari 750.000 jurnal kesehatan dengan berbagai
bahasa terbit setiap tahunnya yang bisa di searcing melalui jaringan internet. Dengan berkembangnya teknologi,
banyak manfaat yang dapat diperoleh oleh khususnya mempermudah kita untuk
melakukan pelayanan terhadap kesehatan masyarakat.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Apa itu teknologi ?
2. Bagaimana
implementasi teknologi terhadap bidang kesehatan ?
1.3 Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan ini adalah
:
1.
Untuk mengetahui apa itu teknologi dan pengaruh teknologi
di bidang kesehatan masyarakat
2.
Untuk mengetahui pengimplementasian teknologi di
bidang kesehatan masyarakat
3.
Menambah
wawasan bagi penyusun maupun pembaca tentang teknologi di bidang kesehatan masyarakat
4.
Dan
untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Wawasan Iptek
1.4 Manfaat
Penulisan
Penulisan makalah ini diharapkan
bermanfaat bagi pihak pembaca atas pengetahuan lebih lanjut tentang
perkembangan teknologi di bidang kesehatan.
1. Bagi
Mahasiswa-mahasiswi Ilmu Kesehatan Masyarakat
Dengan adanya perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi di bidang kesehatan, memicu banyaknya pengetahuan yang
bisa diperoleh dari masing-masing teknologi untuk menjadi bahan pembelajan dan
acuan untuk mengimplementasikannya terhadap pelayanan kesehatan di masyarakat
2. Bagi Masyarakat umum
Untuk memberikan pengetahuan kepada
masyarakat tentang teknologi terkini di bidang kesehatan.
3. Bagi Lembaga
Perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi di bidang kesehatan, memicu lembaga terkait masalah kesehatan (rumah
sakit) untuk memfasilitasi lembaganya dengan teknologi yang sedang marak
digunakan dan menjadi incaran masyarakat kini.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan
sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan
kenyamanan hidup manusia. Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan
pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan
sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam
beperjalanan, dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi
terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara
bebas dalam skala global.
Teknologi telah mempengaruhi
masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat,
teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi
global masa
kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaumsenggang. Banyak proses teknologi
menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan, dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilaisuatu masyarakat, dan teknologi baru
seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh,
meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah
yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah tantangan
norma-norma tradisional. Bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan, dan
mengucilkan manusia; penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi
yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat, dan kondisi
manusia. Tentu saja, paling sedikit hingga saat ini, diyakini bahwa
pengembangan teknologi hanya terbatas bagi umat manusia, tetapi kajian-kajian
ilmiah terbaru mengisyaratkan bahwa primatalainnya, dan komunitas lumba-lumba tertentu telah mengembangkan alat-alat sederhana, dan
belajar untuk mewariskan pengetahuan mereka kepada keturunan mereka.
2.2 Teknologi Informasi dan
komunikasi
Payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan
teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu
teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi
segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu,
manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah
segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan
mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi
informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak
terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas
yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan,
pemindahan informasi antar media. (wikipedia.org)
Dalam sistem
Informasi, kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang
menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti
luas merujuk pada orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. (Wikipedia)
2.3 Implementasi Di Bidang
Kesehatan Masyarakat
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi lebih
membantu kita dalam melakukan aktivitas dikehidupan sehari-hari, khususnya
dalam melakukan pelayanan dibidang kesehatan masyarakat, yang mampu mempermudah
dalam memperoleh informasi mengenai wabah penyakit, deteksi dini gizi buruk,
dan mengetahui peningkatan malaria dalam suatu wilayah tertentu. Adapun dengan
bantuan perangkat komputer lebih mempermudah dalam pemrograman, memperoleh data
yang cepat, akurat dan efektif.
Dewasa ini, teknologi infomasi telah
berkembang dengan sangat pesat dan telah berdampak ke berbagai bidang kehidupan
manusia termasuk juga bidang kesehatan. Kemajuan dalam bidang kesehatan ini
diakibatkan oleh kemajuan dalam ilmu teknologi tersebut. Begitu banyak penemuan
yang didapatkan dari teknologi informasi baik itu dalam hal pengorganisasian
suatu pengobatan maupun pengembangan penelitiaan-penelitian kesehatan. Kemajuan
teknologi di bidang kesehatan berkembang begitu pesat. Perkembangan teknologi
tersebut dapat dilihat dari banyaknya perubahan sistem yang digunakan di rumah
sakit dari zaman dahulu hingga saat ini. Zaman dahulu sistem yang digunakan
dalam bidang kesehatan lebih bersifat manual sedangkan pada saat ini perubahan
di dalam bidang kesehatan lewat perpaduannya dengan teknologi telah menciptakan
berbagai macam teknik pengobatan terbaru yang dulu tidak pernah terpikirkan
sebelumnya. Kemajuan teknologi tersebut sangat besar dalam bidang kesehatan, dengan
perkembangan teknologi menimbulkan dampak perkembangan pengetahuan yang begitu
cepat. Seperti, penggunaan teknologi informasi untuk mendukung manajemen
informasi kesehatan yang memiliki kemampuan pengolahan lebih cepat dengan
berbagai aplikasi inovatif terbaru. Secara umum teknologi di bidang kesehatan
yang mengalami perubahan begitu pesat yaitu dalam hal penggunaan rekam medis.
Rekam medis dengan berbasis komputer akan menghimpun berbagai data klinis
pasien secara lengkap.
Kemajuan
teknologi lainnya yaitu adanya resep elektronik. Jika pada zaman dahulu,
penulisan resep secara manual yang lebih memungkinkan adanya keselahan. Pada
saat ini, resep elektronik ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan pembacaan
oleh pihak lain yang mengolah resep tersebut menjadi obat yang diberikan kepada
pasien. Selain itu, resep elektronik merupakan bagian dari sistem catatan
kesehatan pasien yang akan membantu tenaga kesehatan untuk menghindari
kesalahan-kesalahan yang biasanya terjadi dalam peresepan obat misalnya interaksi
obat, cara pemakaian yang salah, atau pencegahan reaksi alergi akibat obat.
Selain itu, adanya alat-alat canggih dalam bidang kesehatan yang berfungsi
untuk menunjang dalam penanganan pasien seperti mesin USG yang dapat mendeteksi
penyakit sejak dini, cangkok jantung, cangkok ginjal dan perkembangan
tekonologi lainnya. Teknologi yang semakin berkembang tersebut menuntut
realisasi yang berdampak positif terhadap kehidupan manusia khususnya di bidang
kesehatan.
Tidak dapat dipungkiri bahwa
kemajuan teknologi memberikan banyak pengaruh pada bidang kesehatan. Pengaruh
tersebut dapat berupa pengaruh positif maupun negatif. Dengan kemajuan
teknologi yang semakin pesat membawa perubahan yang besar di masyarakat. Dalam
bidang kesehatan, kemajuan teknologi dapat mempermudah manusia mengubah
dalam mengubah sistem transformasi dan komunikasi. Penggunaan rekam medik
berpotensi memberikan manfaat yang begitu besar bagi pelayanan kesehatan
seperti fasilitas pelayanan dasar maupun rujukan rumah sakit. Selain itu, manfaat
penggunaan rekam medik juga bermanfaat bagi pasien karena dapat meningkatkan
keefektifan dan efesiensi dalam proses pelayanan kesehatan. Selain itu,
mempermudah tenaga kesehatan memberikan pelayanan kesehatan dan membantu dalam
pengambilan keputusan klinis seperti penegakan diagnosa, pemberian terapi,
menghindari terjadinya reaksi alergi dan duplikasi obat.
Selain memiliki dampak positif,
kemajuan teknologi dalam bidang kesehatan juga memiliki dampak negatif.
Pengunaan rekam medik secara elektronik berdampak negatif juga berdampak pada
pemberian pelayanan kesehatan yang diberikan. Kemudahan yang ada dapat
menyebabkan kurangnya dan menurunnya efektifitas kerja dari tenaga kesehatan.
Pada awalnya tenaga kesehatan melakukan semuanya dengan cara manual dan saat
ini telah digantikan oleh kecanggihan teknologi.
Perkembangan teknologi yang pesat
dalam bidang kesehatan tentu juga akan berpengaruh pada pelayanan kesehatan
yang diberikan. Dengan menggunakan rekam medik dan resep obat secara elektronik
maka pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan lebih optimal. Selain itu,
dapat menghindari terjadinya kesalahan-kesalahan yang akan ditimbulkan seperti
pada saat memberikan pelayanan kesehatan secara manual. Dari adanya kemajuan
teknologi yang telah diterapkan tersebut juga dibutuhkan tanggungjawab dari
tenaga kesehatan sendiri. Tenaga kesehatan harus memaksimalkan kinerja yang
diberikan karena hal tersebut merupakan hal yang sangat penting. Tenaga
kesehatan harus dapat menggunakan teknologi dengan benar dan beretika sehingga
tidak melanggar hak, privasi dan keberadaan orang lain.
Dalam dunia kesehatan sendiri
informasi adalah hal yang sangat penting, karena semua hal terkait pasien
adalah informasi yang dikelola dengan baik dan aman, sehingga dibutuhkan suatu sistem
yang aman dan lancar agar seluruh informasi yang didapatkan dapat digunakan
untuk kepentingan pengobatan pasien. Namun, tidak semua tenaga kesehatan dan
praktisi pelayanan kesehatan terhadap pasien tidak dapat dilaksanakan dengan
baik. Hal ini dapat dihindari jika pihak pengelola dan praktisi sarana
pelayanan kesehatan menggunakan teknologi informasi dengan baik, contohnya
resep elektronik yang dapat mengurangi kesalahan pembacaan oleh pihak lain yang
mengolah informasi resep tersebut menjadi obat yang diberikan pada para pasien.
Oleh karena itu, harus ada keseimbangan antara kemajuan teknologi dan tenaga
kesehatan.
Semakin berkembangnya teknologi di
bidang kesehatan juga terdapat pengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat.
Derajat kesehatan masyarakat semakin terkontrol, dicegah bahkan dapat diatasi.
Seperti kita ketahui bahwa di indonesia sendiri terdapat banyak penyakit dan
seringkali masyarakat tidak mengetahui penyakit apa yang sedang mereka alami.
Dengan berkembangnya teknologi yang canggih, penyakit yang awalnya tidak
diketahui obat serta cara penyembuhannya kini telah mudah untuk terdeteksi dan
telah ditemukan berbagai pengobatan untuk tercapainya kesembuhan. Seperti
penyakit kanker yang kita ketahui bersama bahwa hingga saat ini penyakit tersebut
belum memiliki obat yang bisa mendeteksi hingga tercapainya suatu kesembuhan
yang sempurna bagi para penderitanya, telah banyak ditemukan berbagai
pengobatan untuk menyembuhkannya. Walaupun tidak memperoleh kesembuhan secara
sempurna, akan tetapi hal tersebut sangat membantu untuk meningkatkan usia
harapan hidup bagi masyarakat sehingga derajat kesehatan masyarakat pun
mengalami peningkatan.
Selain kecanggihan penggunaan rekam
medik dan resep obat elektronik, serta cara untuk mendeteksi kanker yang
memberikan pengaruh baik dalam derajat kesehatan masyarakat, perkembangan
teknologi lainnya yang saat ini yaitu penggunaan smartphone. Dengan menggunakan
berbagai aplikasi yang ada di smartphone tersebut kita dapat mengetahui berat
badan kita itu sudah ideal ataupun tidak, mengatur pola diet serta makanan yang
baik untuk dikonsumsi, dan dari berbagai macam data tersebut aplikasi ini akan
memberikan pengawasan dan pengingatan kepada kita untuk senantiasa menerapkan
gaya hidup sehat. Selain itu, beberapa perusahaan teknologi telah mengembangkan
aplikasi yang dapat melakukan diagnosa sederhana dari keluhan atau ciri-ciri
fisik yang dimasukkan pengguna smartphone atau dideteksi oleh smartphone. Hal
tersebut merupakan dampak dari perkembangan teknologi yang memberikan pengaruh
baik dalam hal peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Dengan berkembangnya teknologi juga
dapat memberikan pengaruh dalam menurunkan derajat kesehatan masyarakat.
Misalnya, penyakit kanker yang telah dijelaskan tadi maupun penggunaan smarthphone
itu sendiri. Pada penyakit kanker penggunaan unsur radioaktif yang digunakan
untuk mengobati penyakit kanker juga dapat menimbulkan efek radiasi yang
berbahaya dan hal tersebut merupakan pioner timbulnya suatu penyakit baru. Pada
penderita kanker yang telah parah pengobatan yaang dilakukan untuk membunuh sel
kanker yaitu dengan kemoterapi. Kemoterapi tersebut meracuni sel kanker yang
bertumbuh cepat, tapi pada saat yang bersamaan juga menghancurkan pertumbuhan
sel sehat dalam tulang sumsum dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ
lain seperti penyakit hati, ginjal, jantung, paru-paru dan lain sebagainya.
Sedangkan radiasi, bersamaan dengan fungsinya yang menghancurkaan sel kanker
juga dapat menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel.
Dapat kita pahami bahwa kepuasaan
masyarakat atas pelayanan kesehatan bukan hanya bergantung pada tenaga
kesehatan yang ada, akan tetapi juga bergantung pada perkembangan teknologi.
Dengan adanya perkembangan teknologi dalam bidang kesehatan juga menuntut para
tenaga kesehatan untuk berperan aktif dalam hal kemajuan teknologi. Tenaga
kesehatan harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan penemuan-penemuan
terbaru di bidang kesehatan sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat
juga sesuai dengan kemajuan teknologi. seperti telah kita ketahui bahwa
penunjang agar tenaga kesehatan juga dapat berperan aktif dalam perkembangan
teknologi maka para tenaga kesehatan juga harus memiliki pendidikan yang
tinggi. Pendidikan tersebut juga akan berpengaruh pada terciptanya sikap serta
etika yang baik.
Sikap beretika yang baik dan penuh
tanggungjawab memang sudah seharusnya diberikan oleh tenaga kesehatan dalam
memberikan pelayanan yang kepada pasien. Selain itu, seiring berkembangnya
teknologi dalam bidang kesehatan sebagai tenaga kesehatan memaksimalkan
kinerjanya sehingga harus mengetahui cara menggunakan terknologi secara
beretika. Menggunakan teknologi dengan benar dan baik sehingga tidak melanggar
hak serta privasi pasien, tenaga kesehatan juga harus melindungi data dan
infromasi yang ada dalam sistem.
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi lebih
membantu kita dalam melakukan aktivitas dikehidupan sehari-hari, khususnya
dalam melakukan pelayanan dibidang kesehatan masyarakat, yang mampu mempermudah
dalam memperoleh informasi. Adapun dengan bantuan perangkat komputer lebih
mempermudah dalam pemrograman, memperoleh data yang cepat, akurat dan efektif.
Teknologi dalam kesehatan mempunyai
peran yang sangat penting,terutama dalam memberikan kualitas atau mutu pelayanan
kesehatan terhadap masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi dan
informasi seakan telah membuat standar baru yang harus di penuhi. Tidak dapat
dipungkiri bahwa kemajuan teknologi memberikan banyak pengaruh pada bidang
kesehatan. Pengaruh tersebut dapat berupa pengaruh positif maupun negatif.
Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat membawa perubahan yang besar di
masyarakat.
3.2 Saran
· Perlunya
pengenalan kepada masyarakat tentang dampak positif dan negatif dari
pengembangan teknologi.
· Perlu
diadakannya pengawasan terhadap pengaplikasian teknologi
dimasyarakat.
· Sebagai
insan terpelajar maka sepatutnya kita mampu untuk turut berperan dalam
mengembangkan IPTEK ( Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ).
· Mampu
mengimplementasikan hal yang bersifat positif dari perkembangan
IPTEK tersebut kepada masyarakat luas.
· Turut serta
dalam mengayomi masyarakat agar manghasilkan persepsi yang bersifat rasional.
· Pantang
menyerah dalam memperbaruhi dan mengembangkan IPTEK dalam hal yang bersifat
postitif.
BAB
IV
DAFTAR
PUSTAKA
Haryanto,
Edy. (2008). Teknologi Informasi dan Komunikasi: Konsep dan
Perkembangannya. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Sebagai Media Pembelajaran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar