Rabu, 16 November 2016

Wawasan Iptek

TUGAS MATA KULIAH WAWASAN IPTEK S S-05 TA. 2016-2017
BM ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN

Judul :
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI BAGI KESEHATAN DI MASYARAKAT


Dosen Pengajar :
1.      Dr. Angelheart J. M. Rattu,MS, Phd
2.      Dr. Budi T Ratag, MPH
3.      Harvani Boky, SKM, M.Kes
4.      Rutler Masalamate, SKM, M.Kes
5.     
Gambar FKM.jpg

Hesky Stevy Kolibu, S.Pd, ST, MT

Nama-nama Kelompok 3:
1.      Munawir Niha             14111101011
2.      Vitha Lontaan             14111101078
3.      Deisi Makasimbage     14111101019
4.      Josnovi Udang            14111101228
5.      Novia Kimbal             13111101286


FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO

2016



KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas berkat-Nya sehingga makalah ini dapat dibuat. Adapun judul makalah ini yaitu “Implementasi Teknologi Bagi Kesehatan Di Masyarakat” yang dibuat oleh kelompok 3 untuk memenuhi tuntutan tugas mata kuliah Wawasan Iptek. Di zaman yang serba modern ini, hampir seluruh manusia melakukan aktivitasnya bergantung kepada teknologi. Dimana teknologi selalu memberikan kemudahan untuk melakukan sesuatu hal. Dalam makalah ini akan membahas bagimana peran teknologi dalam pelayanan kesehatan. Misalnya mengenai penggunaan computer untuk mempermudah tenaga kesehatan dalam mengelola manajenem Rumah Sakit, rekam medik yang mempermudah tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan secara optimal dan penggunaan internet yang mempermudah masyarakat untuk mengakses informasi melalui situs-situs kesehatan.
            Kelompok kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini, untuk itu diperlukannya kritikan, saran, serta tanggapan dari pembaca untuk memperbaiki dan menyempurnakan makalah ini. Terima kasih.


                                                                                    Manado,        Oktober 2016


                                                                                                Kelompok 3




DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR …………………………………………………………i
DAFTAR ISI ………………………………………...………………………..ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang …………………………………………………...………iii
1.2  Rumusan Masalah ………………………………………………………..iii
1.3  Tujuan Penulisan ………………………………………………………….iv
BAB II PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Teknologi …………………………………………..…………1
2.2  Teknologi Informasi dan Komunikasi ………………………………….1-2
2.3  Implementasi di Bidang Kesehatan Masyarakat ……….………………..2-5
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ………………………………………………………………..6
3.2 Saran ……………………………………………………………………….6
BAB IV DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………….....7




BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
            Era Globalisasi sekarang ini kemajuan teknologi sangat berkembang dengan begitu pesat. Salah satu kemajuan teknologi tersebut ialah teknologi informasi (TI) yang telah merambah keberbagai bidang kehidupan manusia. Defenisi Teknologi Informasi itu sendiri adalah Studi atau penggunaan peralatan elektronika, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja melalui berbagai media (seperti internet), termasuk kata-kata, bilangan dan gambar.
Salah satu kemajuan teknologi informasi merambah pada bidang kesehatan seperti kedokteran dan kesehatan masyarakat. Kemajuan dalam bidang kesehatan ini sangat berkembang dengan begitu pesat, sehingga banyak temuan-temuan yang didapatkan dengan bantuan Teknologi Informasi baik dalam bidang pengorganisasian rumah sakit, pengobatan, maupun penelitian pengembangan dari ilmu kesehatan itu sendiri. Pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi tengah mendapat banyak perhatian dunia. Terutama disebabkan oleh janji dan peluang bahwa teknologi mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia
Dalam bidang kesehatan masyarakat sendiri kemajuan Teknologi Informasi sangat menunjang ilmu kesehatan. Sebagai hasilnya, tidak kurang dari 750.000 jurnal kesehatan dengan berbagai bahasa terbit setiap tahunnya yang bisa di searcing melalui jaringan internet.  Dengan berkembangnya teknologi, banyak manfaat yang dapat diperoleh oleh khususnya mempermudah kita untuk melakukan pelayanan terhadap kesehatan masyarakat.

1.2 Rumusan Masalah
1.  Apa itu teknologi ?
2.  Bagaimana implementasi teknologi terhadap bidang kesehatan ?

1.3  Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan ini adalah :
1.      Untuk mengetahui apa itu teknologi dan pengaruh teknologi di bidang kesehatan masyarakat
2.      Untuk mengetahui pengimplementasian teknologi di bidang kesehatan masyarakat
3.       Menambah wawasan bagi penyusun maupun pembaca tentang teknologi  di bidang kesehatan masyarakat
4.      Dan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Wawasan Iptek



1.4  Manfaat Penulisan
Penulisan makalah ini diharapkan bermanfaat bagi pihak pembaca atas pengetahuan lebih lanjut tentang perkembangan teknologi di bidang kesehatan.
1.      Bagi Mahasiswa-mahasiswi Ilmu Kesehatan Masyarakat
Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang kesehatan, memicu banyaknya pengetahuan yang bisa diperoleh dari masing-masing teknologi untuk menjadi bahan pembelajan dan acuan untuk mengimplementasikannya terhadap pelayanan kesehatan di masyarakat
2.      Bagi Masyarakat umum
Untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang teknologi terkini di bidang kesehatan.
3.         Bagi Lembaga
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang kesehatan, memicu lembaga terkait masalah kesehatan (rumah sakit) untuk memfasilitasi lembaganya dengan teknologi yang sedang marak digunakan dan menjadi incaran masyarakat kini.




BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia. Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan, dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global.
Teknologi telah mempengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaumsenggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan, dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilaisuatu masyarakat, dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional. Bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan, dan mengucilkan manusia; penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat, dan kondisi manusia. Tentu saja, paling sedikit hingga saat ini, diyakini bahwa pengembangan teknologi hanya terbatas bagi umat manusia, tetapi kajian-kajian ilmiah terbaru mengisyaratkan bahwa primatalainnya, dan komunitas lumba-lumba tertentu telah mengembangkan alat-alat sederhana, dan belajar untuk mewariskan pengetahuan mereka kepada keturunan mereka.

2.2 Teknologi Informasi dan komunikasi
Payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. (wikipedia.org)
Dalam sistem Informasi, kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti luas merujuk pada orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. (Wikipedia)

2.3 Implementasi Di Bidang Kesehatan Masyarakat
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi lebih membantu kita dalam melakukan aktivitas dikehidupan sehari-hari, khususnya dalam melakukan pelayanan dibidang kesehatan masyarakat, yang mampu mempermudah dalam memperoleh informasi mengenai wabah penyakit, deteksi dini gizi buruk, dan mengetahui peningkatan malaria dalam suatu wilayah tertentu. Adapun dengan bantuan perangkat komputer lebih mempermudah dalam pemrograman, memperoleh data yang cepat, akurat dan efektif.
Dewasa ini, teknologi infomasi telah berkembang dengan sangat pesat dan telah berdampak ke berbagai bidang kehidupan manusia termasuk juga bidang kesehatan. Kemajuan dalam bidang kesehatan ini diakibatkan oleh kemajuan dalam ilmu teknologi tersebut. Begitu banyak penemuan yang didapatkan dari teknologi informasi baik itu dalam hal pengorganisasian suatu pengobatan maupun pengembangan penelitiaan-penelitian kesehatan. Kemajuan teknologi di bidang kesehatan berkembang begitu pesat. Perkembangan teknologi tersebut dapat dilihat dari banyaknya perubahan sistem yang digunakan di rumah sakit dari zaman dahulu hingga saat ini. Zaman dahulu sistem yang digunakan dalam bidang kesehatan lebih bersifat manual sedangkan pada saat ini perubahan di dalam bidang kesehatan lewat perpaduannya dengan teknologi telah menciptakan berbagai macam teknik pengobatan terbaru yang dulu tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Kemajuan teknologi tersebut sangat besar dalam bidang kesehatan, dengan perkembangan teknologi menimbulkan dampak perkembangan pengetahuan yang begitu cepat. Seperti, penggunaan teknologi informasi untuk mendukung manajemen informasi kesehatan yang memiliki kemampuan pengolahan lebih cepat dengan berbagai aplikasi inovatif terbaru. Secara umum teknologi di bidang kesehatan yang mengalami perubahan begitu pesat yaitu dalam hal penggunaan rekam medis. Rekam medis dengan berbasis komputer akan menghimpun berbagai data klinis pasien secara lengkap.
     Kemajuan teknologi lainnya yaitu adanya resep elektronik. Jika pada zaman dahulu, penulisan resep secara manual yang lebih memungkinkan adanya keselahan. Pada saat ini, resep elektronik ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan pembacaan oleh pihak lain yang mengolah resep tersebut menjadi obat yang diberikan kepada pasien. Selain itu, resep elektronik merupakan bagian dari sistem catatan kesehatan pasien yang akan membantu tenaga kesehatan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang biasanya terjadi dalam peresepan obat misalnya interaksi obat, cara pemakaian yang salah, atau pencegahan reaksi alergi akibat obat. Selain itu, adanya alat-alat canggih dalam bidang kesehatan yang berfungsi untuk menunjang dalam penanganan pasien seperti mesin USG yang dapat mendeteksi penyakit sejak dini, cangkok jantung, cangkok ginjal dan perkembangan tekonologi lainnya. Teknologi yang semakin berkembang tersebut menuntut realisasi yang berdampak positif terhadap kehidupan manusia khususnya di bidang kesehatan.
Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi memberikan banyak pengaruh pada bidang kesehatan. Pengaruh tersebut dapat berupa pengaruh positif maupun negatif. Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat membawa perubahan yang besar di masyarakat. Dalam bidang kesehatan, kemajuan teknologi dapat  mempermudah manusia mengubah dalam mengubah sistem transformasi dan komunikasi. Penggunaan rekam medik berpotensi memberikan manfaat yang begitu besar bagi pelayanan kesehatan seperti fasilitas pelayanan dasar maupun rujukan rumah sakit. Selain itu, manfaat penggunaan rekam medik juga bermanfaat bagi pasien karena dapat meningkatkan keefektifan dan efesiensi dalam proses pelayanan kesehatan. Selain itu, mempermudah tenaga kesehatan memberikan pelayanan kesehatan dan membantu dalam pengambilan keputusan klinis seperti penegakan diagnosa, pemberian terapi, menghindari terjadinya reaksi alergi dan duplikasi obat.
Selain memiliki dampak positif, kemajuan teknologi dalam bidang kesehatan juga memiliki dampak negatif. Pengunaan rekam medik secara elektronik berdampak negatif juga berdampak pada pemberian pelayanan kesehatan yang diberikan. Kemudahan yang ada dapat menyebabkan kurangnya dan menurunnya efektifitas kerja dari tenaga kesehatan. Pada awalnya tenaga kesehatan melakukan semuanya dengan cara manual dan saat ini telah digantikan oleh kecanggihan teknologi.
Perkembangan teknologi yang pesat dalam bidang kesehatan tentu juga akan berpengaruh pada pelayanan kesehatan yang diberikan. Dengan menggunakan rekam medik dan resep obat secara elektronik maka pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan lebih optimal. Selain itu, dapat menghindari terjadinya kesalahan-kesalahan yang akan ditimbulkan seperti pada saat memberikan pelayanan kesehatan secara manual. Dari adanya kemajuan teknologi yang telah diterapkan tersebut juga dibutuhkan tanggungjawab dari tenaga kesehatan sendiri. Tenaga kesehatan harus memaksimalkan kinerja yang diberikan karena hal tersebut merupakan hal yang sangat penting. Tenaga kesehatan harus dapat menggunakan teknologi dengan benar dan beretika sehingga tidak melanggar hak, privasi dan keberadaan orang lain.
Dalam dunia kesehatan sendiri informasi adalah hal yang sangat penting, karena semua hal terkait pasien adalah informasi yang dikelola dengan baik dan aman, sehingga dibutuhkan suatu sistem yang aman dan lancar agar seluruh informasi yang didapatkan dapat digunakan untuk kepentingan pengobatan pasien. Namun, tidak semua tenaga kesehatan dan praktisi pelayanan kesehatan terhadap pasien tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dihindari jika pihak pengelola dan praktisi sarana pelayanan kesehatan menggunakan teknologi informasi dengan baik, contohnya resep elektronik yang dapat mengurangi kesalahan pembacaan oleh pihak lain yang mengolah informasi resep tersebut menjadi obat yang diberikan pada para pasien. Oleh karena itu, harus ada keseimbangan antara kemajuan teknologi dan tenaga kesehatan.
Semakin berkembangnya teknologi di bidang kesehatan juga terdapat pengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat. Derajat kesehatan masyarakat semakin terkontrol, dicegah bahkan dapat diatasi. Seperti kita ketahui bahwa di indonesia sendiri terdapat banyak penyakit dan seringkali masyarakat tidak mengetahui penyakit apa yang sedang mereka alami. Dengan berkembangnya teknologi yang canggih, penyakit yang awalnya tidak diketahui obat serta cara penyembuhannya kini telah mudah untuk terdeteksi dan telah ditemukan berbagai pengobatan untuk tercapainya kesembuhan. Seperti penyakit kanker yang kita ketahui bersama bahwa hingga saat ini penyakit tersebut belum memiliki obat yang bisa mendeteksi hingga tercapainya suatu kesembuhan yang sempurna bagi para penderitanya, telah banyak ditemukan berbagai pengobatan untuk menyembuhkannya. Walaupun tidak memperoleh kesembuhan secara sempurna, akan tetapi hal tersebut sangat membantu untuk meningkatkan usia harapan hidup bagi masyarakat sehingga derajat kesehatan masyarakat pun mengalami peningkatan.  
Selain kecanggihan penggunaan rekam medik dan resep obat elektronik, serta cara untuk mendeteksi kanker yang memberikan pengaruh baik dalam derajat kesehatan masyarakat, perkembangan teknologi lainnya yang saat ini yaitu penggunaan smartphone. Dengan menggunakan berbagai aplikasi yang ada di smartphone tersebut kita dapat mengetahui berat badan kita itu sudah ideal ataupun tidak, mengatur pola diet serta makanan yang baik untuk dikonsumsi, dan dari berbagai macam data tersebut aplikasi ini akan memberikan pengawasan dan pengingatan kepada kita untuk senantiasa menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, beberapa perusahaan teknologi telah mengembangkan aplikasi yang dapat melakukan diagnosa sederhana dari keluhan atau ciri-ciri fisik yang dimasukkan pengguna smartphone atau dideteksi oleh smartphone. Hal tersebut merupakan dampak dari perkembangan teknologi yang memberikan pengaruh baik dalam hal peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Dengan berkembangnya teknologi juga dapat memberikan pengaruh dalam menurunkan derajat kesehatan masyarakat. Misalnya, penyakit kanker yang telah dijelaskan tadi maupun penggunaan smarthphone itu sendiri. Pada penyakit kanker penggunaan unsur radioaktif yang digunakan untuk mengobati penyakit kanker juga dapat menimbulkan efek radiasi yang berbahaya dan hal tersebut merupakan pioner timbulnya suatu penyakit baru. Pada penderita kanker yang telah parah pengobatan yaang dilakukan untuk membunuh sel kanker yaitu dengan kemoterapi. Kemoterapi tersebut meracuni sel kanker yang bertumbuh cepat, tapi pada saat yang bersamaan juga menghancurkan pertumbuhan sel sehat dalam tulang sumsum dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ lain seperti penyakit hati, ginjal, jantung, paru-paru dan lain sebagainya. Sedangkan radiasi, bersamaan dengan fungsinya yang menghancurkaan sel kanker juga dapat menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel.
Dapat kita pahami bahwa kepuasaan masyarakat atas pelayanan kesehatan bukan hanya bergantung pada tenaga kesehatan yang ada, akan tetapi juga bergantung pada perkembangan teknologi. Dengan adanya perkembangan teknologi dalam bidang kesehatan juga menuntut para tenaga kesehatan untuk berperan aktif dalam hal kemajuan teknologi. Tenaga kesehatan harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan penemuan-penemuan terbaru di bidang kesehatan sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat juga sesuai dengan kemajuan teknologi. seperti telah kita ketahui bahwa penunjang agar tenaga kesehatan juga dapat berperan aktif dalam perkembangan teknologi maka para tenaga kesehatan juga harus memiliki pendidikan yang tinggi. Pendidikan tersebut juga akan berpengaruh pada terciptanya sikap serta etika yang baik.
Sikap beretika yang baik dan penuh tanggungjawab memang sudah seharusnya diberikan oleh tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang kepada pasien. Selain itu, seiring berkembangnya teknologi dalam bidang kesehatan sebagai tenaga kesehatan memaksimalkan kinerjanya sehingga harus mengetahui cara menggunakan terknologi secara beretika. Menggunakan teknologi dengan benar dan baik sehingga tidak melanggar hak serta privasi pasien, tenaga kesehatan juga harus melindungi data dan infromasi yang ada dalam sistem.




BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi lebih membantu kita dalam melakukan aktivitas dikehidupan sehari-hari, khususnya dalam melakukan pelayanan dibidang kesehatan masyarakat, yang mampu mempermudah dalam memperoleh informasi. Adapun dengan bantuan perangkat komputer lebih mempermudah dalam pemrograman, memperoleh data yang cepat, akurat dan efektif.
Teknologi dalam kesehatan mempunyai peran yang sangat penting,terutama dalam memberikan kualitas atau mutu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi seakan telah membuat standar baru yang harus di penuhi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi memberikan banyak pengaruh pada bidang kesehatan. Pengaruh tersebut dapat berupa pengaruh positif maupun negatif. Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat membawa perubahan yang besar di masyarakat.

3.2 Saran
·         Perlunya pengenalan kepada masyarakat tentang dampak positif  dan negatif dari pengembangan teknologi.
·         Perlu diadakannya pengawasan terhadap pengaplikasian  teknologi dimasyarakat.
·         Sebagai insan terpelajar maka sepatutnya kita mampu untuk turut berperan dalam mengembangkan IPTEK ( Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ).
·         Mampu mengimplementasikan hal yang bersifat positif dari  perkembangan IPTEK tersebut kepada masyarakat luas.
·         Turut serta dalam mengayomi masyarakat agar manghasilkan persepsi yang bersifat rasional.
·         Pantang menyerah dalam memperbaruhi dan mengembangkan IPTEK dalam hal yang bersifat postitif.








BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
Haryanto, Edy. (2008). Teknologi Informasi dan Komunikasi: Konsep dan Perkembangannya. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Sebagai Media Pembelajaran



Tidak ada komentar:

Posting Komentar